Tifatul: PKS Cari Kader Bermoral dan Religius, Bukan Artis
JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Dewan Syuro Partai
Keadilan Sejahtera (PKS), Tifatul Sembiring, menampik adanya artis yang
berminat menjadi kader partai tersebut. Tifatul bahkan belum tahu ada
artis yang ingin bergabung dengan PKS sebagaimana diutarakan Ketua
Fraksi PKS di DPR RI, Hidayat Nur Wahid.
Menurut Tifatul, fokus
PKS bukanlah mencari kader yang berlatar belakang artis. "Fokusnya pada
kompetensi moral dan religiusitas mereka (kader). Religius dan bermoral
itu tidak bisa berdiri sendiri," kata Tifatul di Gran Melia, Jakarta,
Senin (28/1/2013) malam.
Tifatul mengatakan, PKS juga lebih
mengedepankan kemampuan seorang kader dalam berkomunikasi dengan publik.
Selain itu, kader PKS harus berbekal pandangan yang visioner. Pandangan
itu dapat membuktikan bahwa kader tersebut mengetahui permasalahan di
daerah asal mereka. Pengertian atas problem masalah di daerahnya, kata
Tifatul, merupakan modal yang harus dimiliki setiap kader PKS.
"Kalau
seperti itu, patokannya bukan artis, tapi ahli yang dapat menyelesaikan
masalah. PKS sudah lama punya sistem perekrutan seperti itu," ujar
mantan Presiden PKS itu.
Ia menambahkan, kader PKS juga harus
memiliki kemampuan khusus agar dapat berguna di masyarakat. Kemampuan
khusus itu tidak sesuai dengan artis yang banyak menghabiskan waktu
untuk berhura-hura. Tifatul menilai hanya sedikit sekali artis yang
memiliki kemampuan khusus. Hal terpenting lainnya sehingga artis sulit
masuk PKS adalah kader partainya harus memiliki modal budaya politik
sebelum memutuskan bergabung.
Sebelumnya, Hidayat Nur Wahid
menyebutkan bahwa ada beberapa artis yang mendekat ke PKS dan berharap
menjadi calon anggota legislatif. Jumlah artis itu tidak lebih dari
sepuluh orang. Menurut Hidayat, artis-artis itu akan mengikuti tahapan
seleksi caleg di PKS.
Hidayat mengatakan, artis-artis yang
menyatakan diri ingin bergabung dengan PKS itu menilai PKS sebagai
partai yang bersih. Namun, Hidayat enggan mengungkap nama-nama artis
tersebut. Hidayat memastikan bahwa PKS akan menerapkan aturan yang sama
untuk menyeleksi mereka. Mantan Ketua MPR itu mengatakan, mekanisme yang
dijalani untuk menjadi kader dan caleg PKS tetap sesuai dengan
peraturan partai.
Sumber : http://nasional.kompas.com/read/2013/01/29/0853480/Tifatul.PKS.Cari.Kader.Bermoral.dan.Religius.Bukan.Artis
Related posts:
If you enjoyed this article, subscribe to receive more great content just like it.
Popular Posts
Recent Stories
Connect with Facebook
Sponsors
Search
Archives
-
▼
2013
(28)
-
▼
Januari
(10)
- Jimly: Penetapan Tersangka Luthfi Ganjil
- BK-Info:Terkait Penetapan Presiden PKS sbg tersang...
- Ungkapan hati Ust Ayi Muzayni (Protokoler Presiden...
- Keterangan Resmi Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq...
- Pahlawan Kejayaan
- PKS: Apa Jadinya Pejabat Negara Pecandu Narkoba?
- Tifatul: PKS Cari Kader Bermoral dan Religius, Buk...
- Hukum Memperingati Maulid Nabi
- Inilah Filosofi Nomor Urut 3 bagi PKS
- Rilis ICW: Hanya PKS dan Hanura yang Alegnya Tak A...
-
▼
Januari
(10)
Categories
Blog Archives
-
▼
2013
(28)
-
▼
Januari
(10)
- Jimly: Penetapan Tersangka Luthfi Ganjil
- BK-Info:Terkait Penetapan Presiden PKS sbg tersang...
- Ungkapan hati Ust Ayi Muzayni (Protokoler Presiden...
- Keterangan Resmi Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq...
- Pahlawan Kejayaan
- PKS: Apa Jadinya Pejabat Negara Pecandu Narkoba?
- Tifatul: PKS Cari Kader Bermoral dan Religius, Buk...
- Hukum Memperingati Maulid Nabi
- Inilah Filosofi Nomor Urut 3 bagi PKS
- Rilis ICW: Hanya PKS dan Hanura yang Alegnya Tak A...
-
▼
Januari
(10)
Recent Comments