Salah Menulis Berita, Media Online Terancam Disomasi Pimpinan PKS
Partai Keadilan
Sejahtera (PKS) akan melayangkan somasi atas pemberitaan sebuah media
online yang menulis berita berjudul "Ketua DPRD Asal PKS Kalap Ancam
Bunuh Wartawan".
"Saya akan somasi, apabila dalam dua kali 24 jam tulisan di media online itu tidak di`clear-kan`," kata Ketua Kebijakan Publik Majelis Pertimbangan Wilayah PKS, Provinsi Jawa Barat, Ade Ruhimat, saat jumpa pers di Tasikmalaya, Kamis.
Padahal pemberitaan sebenarnya, kata Ade, terkait Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Ruhimat dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) meneror wartawan media lokal surat kabar "Kabar Priangan".
Ancaman itu dilontarkan setelah dimuatnya pemberitaan di surat kabar, Selasa (30/10) soal isu suap yang menyangkut Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya.
Selanjutnya ancaman kepada wartawan yang dilontarkan Ketua DPRD tersebut menuai protes wartawan dari berbagai media yang bertugas di wilayah Tasikmalaya, kemudian menulis berita ancaman tersebut.
Namun dalam beberapa situs media online menyebutkan Ketua DPRD dari PKS yang melakukan ancaman itu, sehingga menimbulkan banyak komentar dari pembuka situs.
"Memang dalam masalah ini ada kesamaan nama anggota DPRD Kota Tasikmalaya namanya saya sendiri Ade Ruhimat, sedangkan Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Ruhimat saja, tidak pakai Ade," kata Ade Ruhimat.
Ia berharap pengelola situs media online secepatnya mengubah dan menyatakan permohonan maaf kepada publik dan institusi PKS.
"Karena PKS tidak ada yang menjadi Ketua DPRD di Tasikmalaya, dan masalah ini sudah jelas menjelekkan nama PKS," kata Ade.
"Saya akan somasi, apabila dalam dua kali 24 jam tulisan di media online itu tidak di`clear-kan`," kata Ketua Kebijakan Publik Majelis Pertimbangan Wilayah PKS, Provinsi Jawa Barat, Ade Ruhimat, saat jumpa pers di Tasikmalaya, Kamis.
Padahal pemberitaan sebenarnya, kata Ade, terkait Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Ruhimat dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) meneror wartawan media lokal surat kabar "Kabar Priangan".
Ancaman itu dilontarkan setelah dimuatnya pemberitaan di surat kabar, Selasa (30/10) soal isu suap yang menyangkut Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya.
Selanjutnya ancaman kepada wartawan yang dilontarkan Ketua DPRD tersebut menuai protes wartawan dari berbagai media yang bertugas di wilayah Tasikmalaya, kemudian menulis berita ancaman tersebut.
Namun dalam beberapa situs media online menyebutkan Ketua DPRD dari PKS yang melakukan ancaman itu, sehingga menimbulkan banyak komentar dari pembuka situs.
"Memang dalam masalah ini ada kesamaan nama anggota DPRD Kota Tasikmalaya namanya saya sendiri Ade Ruhimat, sedangkan Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Ruhimat saja, tidak pakai Ade," kata Ade Ruhimat.
Ia berharap pengelola situs media online secepatnya mengubah dan menyatakan permohonan maaf kepada publik dan institusi PKS.
"Karena PKS tidak ada yang menjadi Ketua DPRD di Tasikmalaya, dan masalah ini sudah jelas menjelekkan nama PKS," kata Ade.
Sumber : http://www.islamedia.web.id/2012/11/salah-menulis-berita-media-online.html
Related posts:
If you enjoyed this article, subscribe to receive more great content just like it.
Popular Posts
-
UNDANGAN, Ikhwah fillah... Mari eratkan ukhuwah, raih keberkahan silaturrahim dan majelis ilmu, HADIRI Forum Pengajian Keluarga Sejahter...
-
Komisi III DPR RI akhirnya menyetujui pembangunan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu diputuskan setelah Komisi III DPR ...
-
Risalah dari Prof. DR. Muhammad Badi’, Mursyid Am Ikhwanul Muslimin, 15 Rabiul Akhir 1433/09 Maret 2012 Penerjemah: Abu ANiSA ____...
-
Biaya penyelenggaraan dan kampanye Pemilu dinilai murah jika revitalisasi lembaga penyiaran publik, Televisi Republik Indonesia (TVRI) ...
-
Islam menyeru para pemeluknya dengan suatu seruan, “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu berc...
-
Dzulhijjah adalah salah satu bulan mulia dalam kalender Islam. Banyak umat Islam yang menantikan kedatangannya, khususnya para calon ja...
-
Situasi yang kita hadapi sekarang adalah mata rantai dari ujian-ujian dakwah sebelumnya. Adalah sunatullah bahwa akan ada terus rekayasa u...
-
Permasalahan APBN 2013 dinilai tak berbeda dengan APBN 2012 , yakni terjadi kekeliruan dalam perencanaan. APBN 2013 dinilai ...
Recent Stories
Connect with Facebook
Sponsors
Search
Archives
-
▼
2012
(104)
-
▼
November
(13)
- Soekarno dan Palestina
- Aleg PKS Akan Kirimkan Delegasi Ke Palestina
- Al-Ja’bari, Kreator Hamas dengan Seabrek Prestasi
- Mursi, Erdogan, Misy’al dan Amir Qatar Tegas Dukun...
- Dayagunakanlah Persaudaraan Kalian
- PKS Serukan Boikot Produk Israel
- Dahlan Iskan Salut Pada Aleg PKS Yang Berani Cegah...
- Surat Paling Lengkap Mencakup Makna dan Tujuan Al-...
- Cukup Di SMS, Gubernur Ini Akan Datang
- Tahun Duka Cita
- Salah Menulis Berita, Media Online Terancam Disoma...
- Fraksi PKS Tolak Praktik Kongkalikong di DPR
- Fahri: APBN 2013 Masih Buka Peluang Korupsi
-
▼
November
(13)
Categories
Blog Archives
-
▼
2012
(104)
-
▼
November
(13)
- Soekarno dan Palestina
- Aleg PKS Akan Kirimkan Delegasi Ke Palestina
- Al-Ja’bari, Kreator Hamas dengan Seabrek Prestasi
- Mursi, Erdogan, Misy’al dan Amir Qatar Tegas Dukun...
- Dayagunakanlah Persaudaraan Kalian
- PKS Serukan Boikot Produk Israel
- Dahlan Iskan Salut Pada Aleg PKS Yang Berani Cegah...
- Surat Paling Lengkap Mencakup Makna dan Tujuan Al-...
- Cukup Di SMS, Gubernur Ini Akan Datang
- Tahun Duka Cita
- Salah Menulis Berita, Media Online Terancam Disoma...
- Fraksi PKS Tolak Praktik Kongkalikong di DPR
- Fahri: APBN 2013 Masih Buka Peluang Korupsi
-
▼
November
(13)
Recent Comments
