Terinspirasi Jokowi, PKS Coba Kuasai Dunia Maya Demi 2014
Reputasi yang bagus jika dikemas dengan strategi pencitraan yang tepat akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap seseorang atau kelompok. Joko Widodo telah berhasil menggunakan penggabungan reputasi dan pencitraan itu untuk memenangkan Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta.
Terinspirasi kemenangan Jokowi yang fenomenal itu, Partai Keadilan Sejahtera mencoba mengubah paradigma demi memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. Ketua Bidang Humas DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan, partainya selama ini mengedepankan kerja keras tetapi tidak suka ekspose di media.
"Paradigma ini coba kita ubah, bekerja tetap ikhlas tetapi juga boleh diketahui masyarakat, asal tidak semata-mata untuk pencitraan," katanya, usai peluncuran Gerakan "Kabeh Dadi Humas" DPW PKS Jateng di Gedung LPMP Srondol, Sabtu (13/10).
Karena itu gerakan "Kabeh Dadi Humas" menurut Mardani adalah terobosan jitu. Dengan memanfaatkan dunia maya, segala kegiatan PKS akan terkomunikasikan kepada masyarakat luas. Terutama kaum perkotaan yang melek internet, intelektual dan para remaja yang merupakan pemilih pemula.
Pemilih pemula ini mendapat perhatian besar karena jumlahnya sekitar 30 juta pada Pilpres 2014. Seluruhnya adalah massa mengambang yang belum menentukan pilihan dengan karakter independen, tidak mudah terpengerahuh dan cerdas. "Sedangkan pengguna internet di Indonesia saat ini 60 juta jiwa dan tahun 2014 akan mencapai 100 juta. Ini pasar yang besar," kata Mardani.
Untuk memastikan kadernya mampu merebut pasar itu, PKS pun menggenjot pelatihan internet dan komunikasi visual. Sebanyak 1200 kader utama di 26 provinsi telah mendapatkan pelatihan media internet termasuk fotografi dan videografi. "Dilanjutkan pelatihan tahap dua tentang pemanfaatan social media seperti Twitter dan Facebook," kata Anggota Fraksi PKS DPR RI Komisi VII itu.
Pencanangan gerakan ini ditandai dengan penyematan pin oleh Mardani kepada beberapa kader. Dilanjutkan pemutaran lagu dan video klip Kabeh Dadi Humas yang diproduksi DPW PKS Jateng. Usai pencanangan, dilanjutkan dengan pelatihan optimalisasi web dan media sosial yang diikuti 81 kader PKS se-Jateng.
Ketua Bidang Humas DPW PKS Jateng Agung Setia Bakti melanjutkan, "Kabeh Dadi Humas" merupakan gerakan kultura untuk menjadikan semua kader dan simpatisan PKS sebagai ujung tombok promosi partai. Dengan 50 ribu lebih kader militan, PKS Jateng optimis akan meraup 1.814.880 suara pada Pileg Pilpres 2014. Angka itu naik hampir dua kali lipat dari 2009 yang sebesar 1.076.033.
Selain dituntut berperilaku baik di masyarakat, para kader juga harus aktif di berbagai situs jejaring sosial. Pilgub Jateng 2013 merupakan tes perdana keberhasilan program ini dalam meraih dukungan masyarakat. "Pilgub adalah tes case, melalui keaktifan di Twitter dan Facebook, kami berharap mendapat masukan tentang segala persoalan Jawa Tengah," katanya.
Related posts:
If you enjoyed this article, subscribe to receive more great content just like it.
Popular Posts
-
UNDANGAN, Ikhwah fillah... Mari eratkan ukhuwah, raih keberkahan silaturrahim dan majelis ilmu, HADIRI Forum Pengajian Keluarga Sejahter...
-
Komisi III DPR RI akhirnya menyetujui pembangunan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu diputuskan setelah Komisi III DPR ...
-
Risalah dari Prof. DR. Muhammad Badi’, Mursyid Am Ikhwanul Muslimin, 15 Rabiul Akhir 1433/09 Maret 2012 Penerjemah: Abu ANiSA ____...
-
Biaya penyelenggaraan dan kampanye Pemilu dinilai murah jika revitalisasi lembaga penyiaran publik, Televisi Republik Indonesia (TVRI) ...
-
Islam menyeru para pemeluknya dengan suatu seruan, “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu berc...
-
Dzulhijjah adalah salah satu bulan mulia dalam kalender Islam. Banyak umat Islam yang menantikan kedatangannya, khususnya para calon ja...
-
Situasi yang kita hadapi sekarang adalah mata rantai dari ujian-ujian dakwah sebelumnya. Adalah sunatullah bahwa akan ada terus rekayasa u...
-
Permasalahan APBN 2013 dinilai tak berbeda dengan APBN 2012 , yakni terjadi kekeliruan dalam perencanaan. APBN 2013 dinilai ...
Recent Stories
Connect with Facebook
Sponsors
Search
Archives
-
▼
2012
(104)
-
▼
Oktober
(16)
- Halal Haram Subjek Gambar
- PKS : Pemilu Murah Jika TVRI dan RRI Direvitalisasi
- PKS Yakin Parpol Islam Tidak Redup di 2014
- 16 Partai Politik Lolos Verifikasi Administrasi
- Politik Pengorbanan
- Salafi Mesir Kembali Dirikan Partai Baru
- Tujuh Poin Sikap MUI Terkait Putusan MA Mengenai H...
- Internet Sehat, Dakwah Dahsyat
- Keutamaan Bulan Dzulhijjah
- PKS Jadikan Hasil Survei Sebagai Bahan Koreksi
- Terinspirasi Jokowi, PKS Coba Kuasai Dunia Maya De...
- Bai’at dan Kedudukannya dalam Islam
- PKS: Gedung Baru KPK Doping Tuntaskan Kasus Century
- Aleg PKS Kecam Pembatalan Hukuman Mati Gembong Nar...
- Seluruh Anggota Fraksi PKS Siap Berbatik Ria Hari Ini
- Hari Ini 100 Ribu Kader PKS Datangi Dubes AS
-
▼
Oktober
(16)
Categories
Blog Archives
-
▼
2012
(104)
-
▼
Oktober
(16)
- Halal Haram Subjek Gambar
- PKS : Pemilu Murah Jika TVRI dan RRI Direvitalisasi
- PKS Yakin Parpol Islam Tidak Redup di 2014
- 16 Partai Politik Lolos Verifikasi Administrasi
- Politik Pengorbanan
- Salafi Mesir Kembali Dirikan Partai Baru
- Tujuh Poin Sikap MUI Terkait Putusan MA Mengenai H...
- Internet Sehat, Dakwah Dahsyat
- Keutamaan Bulan Dzulhijjah
- PKS Jadikan Hasil Survei Sebagai Bahan Koreksi
- Terinspirasi Jokowi, PKS Coba Kuasai Dunia Maya De...
- Bai’at dan Kedudukannya dalam Islam
- PKS: Gedung Baru KPK Doping Tuntaskan Kasus Century
- Aleg PKS Kecam Pembatalan Hukuman Mati Gembong Nar...
- Seluruh Anggota Fraksi PKS Siap Berbatik Ria Hari Ini
- Hari Ini 100 Ribu Kader PKS Datangi Dubes AS
-
▼
Oktober
(16)
Recent Comments
