Banjir Bukan Halangan Bagi Hidayat Untuk Tidak Rapat Paripurna
Calon Gubernur DKI Hidayat Nurwahid pontang-panting menembus banjir di lingkungan rumahnya di Jalan Kemang Selatan IV/79, RT 11 RW 2, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (3/4). Luapan air setinggi 3-4 meter itu hingga kini belum surut. Tapi, politisi PKS ini tak pantang mundur melanjutkan aktivitasnya.
"Airnya masih belum surut sejak jam 03.00 WIB tadi di depan rumah. Ini seringkali terjadi karena luapan air dari Kali Krukut," terang Hidayat saat dihubungi via telepon. Lantaran kerap terjadi di lingkungannya, maka ia sengaja mendesain rumahnya lebih tinggi. Sehingga air setinggi 75 cm hanya menggenang di depan halaman rumahnya.
Mantan Ketua MPR ini pun mengaku kesulitan mengeluarkan mobil untuk mengantar kedua anaknya ke sekolah. Walhasil, satu persatu anaknya digendongnya ke arah Jalan Kemang Raya. Mereka pun berangkat dengan taksi karena mobil terlalu berisiko untuk digunakan.
Meski begitu, semangat pagi Hidayat tak pupus. Ia mengaku akan tetap pergi ke DPR untuk mengikuti rapat paripurna. Setelah itu ia ingin memantau warga yang juga menjadi korban banjir seperti dirinya. Hasil dari tatap muka dengan warga bakal dibuatnya sebagai bahan pertimbangan perbaikan drainase Kota Jakarta.
Simber : Islamedia
Related posts:
If you enjoyed this article, subscribe to receive more great content just like it.
Popular Posts
-
UNDANGAN, Ikhwah fillah... Mari eratkan ukhuwah, raih keberkahan silaturrahim dan majelis ilmu, HADIRI Forum Pengajian Keluarga Sejahter...
-
Komisi III DPR RI akhirnya menyetujui pembangunan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu diputuskan setelah Komisi III DPR ...
-
Risalah dari Prof. DR. Muhammad Badi’, Mursyid Am Ikhwanul Muslimin, 15 Rabiul Akhir 1433/09 Maret 2012 Penerjemah: Abu ANiSA ____...
-
Islam menyeru para pemeluknya dengan suatu seruan, “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu berc...
-
Dzulhijjah adalah salah satu bulan mulia dalam kalender Islam. Banyak umat Islam yang menantikan kedatangannya, khususnya para calon ja...
-
Situasi yang kita hadapi sekarang adalah mata rantai dari ujian-ujian dakwah sebelumnya. Adalah sunatullah bahwa akan ada terus rekayasa u...
-
Permasalahan APBN 2013 dinilai tak berbeda dengan APBN 2012 , yakni terjadi kekeliruan dalam perencanaan. APBN 2013 dinilai ...
-
Biaya penyelenggaraan dan kampanye Pemilu dinilai murah jika revitalisasi lembaga penyiaran publik, Televisi Republik Indonesia (TVRI) ...
Recent Stories
Connect with Facebook
Sponsors
