Kader PKS Didorong Menjadi Pengusaha
SOLO, - Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) didorong untuk menjadi pengusaha dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. Sehingga bisa membangun kemandirian ekonomi rakyat.
"Potensi Indonesia sangat luar biasa besar untuk dieksplorasi. Maka inilah saatnya kader PKS membangun kemandirian ekonomi dan bersinergi untuk mencapai kesejahteraan bangsa," tandas Ketua DPP PKS Bidang Pengembangan Ekonomi dan Kewirausahaan (PEDK) Jazuli Juwaini dalam arahannya di depan para peserta Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PEDK DPW PKS Jateng di Solo, Sabtu (24/12).
Jazuli menjelaskan, salah satu program kerja nasional PKS adalah menciptakan satu juta pengusaha kader PKS yang bergerak di berbagai sektor riil. Bidang PEDK diharapkan menjadi inisiator, motivator dan supervisor tumbuh dan berkembangnya unit-unit bisnis di kalangan kader PKS.
Aktivitas PKS sebagai partai dakwah, kata Jazuli, perlu bersanding dengan kekuatan ekonomi yang nyata. Agar ekspansi dakwah bisa bergerak lebih cepat. "Masjid sebagai pusat pergerakan dakwah juga harus menjadi pusat ekonomi umat. Caranya bukan hanya dengan memberi nasihat di telinga umat, namun juga makanan di mulutnya,” ujar Jazuli
Acara Rakorwil juga disemarakkan dengan coaching business dari trainer nasional Gerakan Hidup Berkah (GHB) Edi Darmoyo. Dijelaskannya, ada tahap dalam bisnis. Starting atau memulai, running atau berjalan, dan growing atau berkembang. Sayangnya, kata dia, banyak bisnis yang hanya berputar di level starting saja.
"Dari hasil penelitian 80 persen bisnis pemula mati ditahun pertama. 96 persen bisnis tidak pernah berulang tahun kelima dan hanya 4 persen saja bisnis yang bisa sukses hingga tahun ke-10," ujar Edi. Karenanya dia memotivasi peserta untuk selalu tekun dalam berbisnis dan belajar terus dari kegagalan, sehingga level bisnisnya bisa berkembang.
Sumber : suaramerdeka.com
Related posts:
If you enjoyed this article, subscribe to receive more great content just like it.
Popular Posts
-
UNDANGAN, Ikhwah fillah... Mari eratkan ukhuwah, raih keberkahan silaturrahim dan majelis ilmu, HADIRI Forum Pengajian Keluarga Sejahter...
-
Komisi III DPR RI akhirnya menyetujui pembangunan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu diputuskan setelah Komisi III DPR ...
-
Risalah dari Prof. DR. Muhammad Badi’, Mursyid Am Ikhwanul Muslimin, 15 Rabiul Akhir 1433/09 Maret 2012 Penerjemah: Abu ANiSA ____...
-
Biaya penyelenggaraan dan kampanye Pemilu dinilai murah jika revitalisasi lembaga penyiaran publik, Televisi Republik Indonesia (TVRI) ...
-
Islam menyeru para pemeluknya dengan suatu seruan, “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu berc...
-
Dzulhijjah adalah salah satu bulan mulia dalam kalender Islam. Banyak umat Islam yang menantikan kedatangannya, khususnya para calon ja...
-
Situasi yang kita hadapi sekarang adalah mata rantai dari ujian-ujian dakwah sebelumnya. Adalah sunatullah bahwa akan ada terus rekayasa u...
-
Permasalahan APBN 2013 dinilai tak berbeda dengan APBN 2012 , yakni terjadi kekeliruan dalam perencanaan. APBN 2013 dinilai ...
Recent Stories
Connect with Facebook
Sponsors
